Untuk Melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali Desa Bongkasa Menggelar Festival Bulan Bahasa Bali Tahun 2020

  • 12 Februari 2020
  • Dibaca: 58 Pengunjung
Untuk Melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali Desa Bongkasa Menggelar Festival Bulan Bahasa Bali Tahun 2020

Bongkasa, 2 Februari 2020 bertempat di Wantilan Pura Desa Bongkasa dilaksanakan Festival Bulan Bahasa Bali Tahun 2020. Kegiatan Bulan Bahasa Bali dibuka langsung oleh Bapak Perbekel Desa Bongkasa I Ketut Luki, dan dihadiri oleh Bapak BPD, Bendesa Adat Bongkasa dan Kutaraga, Kelian Adat dan Kelian Dinas se-Desa Bongkasa, Ketua KTI, Ketua KIM, Ketua PKK Desa Bongkasa, BABINSA, BABINKAMTIBMAS, dan masyarakat yang berada di Desa Bongkasa. Kegiatan Bulan Bahasa ini sebagai wujud nyata bahwa Desa Bongkasa mendukung penuh program dari Bapak Gubernur Bali dan program dari Bapak Bupati Badung untuk melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Adapun Perlombaan yang dilaksanakan dalam Festival Bahasa Bali Desa Bongkasa yaitu: Nyurat Aksara Bali tingkat anak-anak SD yang pesertanya sebanyak 64 orang, Lomba Ngwacen Aksara Bali tingkat Daa Truna yang diikuti oleh 9 peserta, Lomba Mesatua Bali Krama Istri yang diikuti oleh 8 peserta, Lomba Mesatua Krama Lanang yang diikuti oleh 9 peserta. Perlombaan dalam rangka memeriahkan Festival Bahasa Bali berjalan dengan lancar dan masyarakat sangat antusias menyaksikan, hal ini terbukti dari semangat mereka yang menggelora dalam mendukung masing-masing perwakilan banjar mereka.

I Ketut Luki Perbekel Desa Bongkasa menyatakan “saya sangat menyambut baik kegiatan ini, karena di jaman yang modern seperti sekarang sangat zaman berkembang dengan pesat dan tidak jarang menimbulkan dampak yang kurang baik, dengan diadakan kegiatan Bulan Bahasa Bali masyarakat terutama generasi muda lebih perduli dan mau mempelajarai Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Karena Bahasa Bali merupakan Bahasa ibu yang yang sudah sepatutnya untuk dilestarikan supaya tidak punah. Serta melalui kegiatan ini juga diharapkan bisa menumbuh kembangkan penanaman nilai-nilai moral yang terdapat dalam satua-satua bali kepada generasi muda, agar generasi muda tidak terkena pengaruh yang tidak baik.” Pungkasnya.

003/KIM/BKSBongkasa, 2 Februari 2020 bertempat di Wantilan Pura Desa Bongkasa dilaksanakan Festival Bulan Bahasa Bali Tahun 2020. Kegiatan Bulan Bahasa Bali dibuka langsung oleh Bapak Perbekel Desa Bongkasa I Ketut Luki, dan dihadiri oleh Bapak BPD, Bendesa Adat Bongkasa dan Kutaraga, Kelian Adat dan Kelian Dinas se-Desa Bongkasa, Ketua KTI, Ketua KIM, Ketua PKK Desa Bongkasa, BABINSA, BABINKAMTIBMAS, dan masyarakat yang berada di Desa Bongkasa. Kegiatan Bulan Bahasa ini sebagai wujud nyata bahwa Desa Bongkasa mendukung penuh program dari Bapak Gubernur Bali dan program dari Bapak Bupati Badung untuk melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Adapun Perlombaan yang dilaksanakan dalam Festival Bahasa Bali Desa Bongkasa yaitu: Nyurat Aksara Bali tingkat anak-anak SD yang pesertanya sebanyak 64 orang, Lomba Ngwacen Aksara Bali tingkat Daa Truna yang diikuti oleh 9 peserta, Lomba Mesatua Bali Krama Istri yang diikuti oleh 8 peserta, Lomba Mesatua Krama Lanang yang diikuti oleh 9 peserta. Perlombaan dalam rangka memeriahkan Festival Bahasa Bali berjalan dengan lancar dan masyarakat sangat antusias menyaksikan, hal ini terbukti dari semangat mereka yang menggelora dalam mendukung masing-masing perwakilan banjar mereka.

I Ketut Luki Perbekel Desa Bongkasa menyatakan “saya sangat menyambut baik kegiatan ini, karena di jaman yang modern seperti sekarang sangat zaman berkembang dengan pesat dan tidak jarang menimbulkan dampak yang kurang baik, dengan diadakan kegiatan Bulan Bahasa Bali masyarakat terutama generasi muda lebih perduli dan mau mempelajarai Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Karena Bahasa Bali merupakan Bahasa ibu yang yang sudah sepatutnya untuk dilestarikan supaya tidak punah. Serta melalui kegiatan ini juga diharapkan bisa menumbuh kembangkan penanaman nilai-nilai moral yang terdapat dalam satua-satua bali kepada generasi muda, agar generasi muda tidak terkena pengaruh yang tidak baik.” Pungkasnya.

003/KIM/BKS

  • 12 Februari 2020
  • Dibaca: 58 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita