Hidroponik Solusi Pertanian Lahan Sempit

  • 06 Desember 2019
  • Dibaca: 361 Pengunjung
Hidroponik Solusi Pertanian Lahan Sempit

Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan, merupakan momok besar bagi masyarakat Bali. Mengingat tingkat konsumsi sayuran begitu tinggi. Tentu saja ancaman ini harus diubah menjadi peluang emas bagi petani.

Lahan yang minim membuat kita harus memutar otak agar pertanian di era revolusi teknologi ini juga dapat bertahan dan berkembang pesat. Pertanian berbasis teknologi dalam berbudidaya sayuran memang harus dikuasai betul petani. Banyak peluang yang bisa dijaring dengan pemanfaatan teknologi tersebut. Salah satunya sistem hidroponik yang menggunakan media air.

Berbeda dengan bisnis tanaman pada lahan konvensional, di sini kita akan menggunakan media tanam khusus agar tanaman yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik pada lahan yang terbatas. Apalagi manfaat dari tanaman hidroponik ini adalah sebagai salah satu upaya penghijauan di lingkungan sekitar rumah.

Selain sebagai penghijauan, tanaman hidroponik juga dapat dijadikan bisnis yang cukup menjanjikan. Bahkan keuntungan menjalankan bisnis ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Meskipun bisnis tanaman hidroponik ini dapat dilakukan di lahan yang terbatas, seperti halaman rumah. Perlu diketahui juga bahwa harga jual dari tanaman hasil kebun hidroponik ini memiliki selisih yang lumayan, sehingga dalam jangka waktu yang tidak lama modal yang dikeluarkan bisa segera ditutupi.

Sehingga tidak ada alasan tidak dapat bercocok tanam dilahan sempit. Karena kini bertanam tidak musti lagi ditanah. Namun kecanggihan teknologi dan kecerdasan manusia. Memungkinkan kita untuk menggunakan pertanian yang terintegrasi dengan teknologi, seperti hidroponik.

001/KIM/BKS 

 

  • 06 Desember 2019
  • Dibaca: 361 Pengunjung

Artikel Lainnya

Cari Artikel