Anak-Anak Kecanduan Gadget! Ini Akibatnya!

  • 04 Desember 2019
  • Dibaca: 21 Pengunjung
Anak-Anak Kecanduan Gadget! Ini Akibatnya!

Kita ketahui gadget saat ini sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan masyarakat untuk menjalani kesehariannya. Penggunaan gadget bahkan juga sudah mulai meracuni anak-anak. Padahal, sebagian orangtua mungkin sudah menyadari tentang dampak maupun bahaya gadget bagi anak. Namun faktanya anak-anak di Bali khususnya daerah Badung begitu candu dengan gadget.

Fenomena itu tampak ketika kita datang ke Balai Banjar yang ada di masing-masing desa di Bongkasa. Mengejutkan setiap harinya anak-anak banyak nimbrug hanya sekedar mencari wifi untuk bermain games di gadgetnya.

Tak hanya sekali namun fenomena itu hampir berlangsung setiap hari. Akses wifi gratis menjadi pemicu banyaknya anak-anak yang nongkrong hanya sekedar nyari wifi. Selain itu orang tua yang memberikan akses kepada anaknya dengan membelikan gadget menjadi sumber kuat anak-anak candu gadget.

Penggunaannya yang berlebihan tentu bisa menimbulkan dampak buruk, bagi kesehatan fisik maupun mental anak.

Pengaruhterhadap Kesehatan fisik:

  1. Menatap layar ponsel pintar dan gadget untuk jangka waktu yang lama meningkatkan risiko gangguan mata, seperti miopia dan mata lelah.
  2. Anak-anak dapat mengalami kurang tidur dan kurang bisa fokus. Hal ini mengarah pada siklus tidur yang tidak sehat karena anak-anak lebih mengantuk pada siang hari dan kurang tidur di malam hari. Bahkan, jika setiap 15 menit anak menggunakan perangkat pintar, artinya mereka kehilangan 60 menit waktu tidur.
  3. Anak-anak yang usianya lebih kecil bisa mengembangkan gangguan keterlambatan bicara yang lebih lama seiring dengan meningkatnya screen time.
  4. Anak-anak dapat mengalami berbagai masalah fisik, seperti peningkatan berat badan karena kurang gerak, insomnia, sakit kepala, nutrisi yang buruk, dan masalah penglihatan.

Pengaruhterhadap Kesehatan mental:

  1. Bahaya gadget bagi anak dapat menimbulkan masalah kesehatan mental dan perubahan perilaku, hingga depresi.
  2. Mereka mungkin juga menjadi agresif dan mudah tersinggung jika orangtua tidak memberi mereka akses menggunakan ponsel atau tablet. Iritabilitas juga akan mempengaruhi keterampilan lainnya, khususnya dalam hal menahan diri, berpikir, dan mengendalikan emosi. Padahal, keterampilan ini membentuk dasar untuk kesuksesan di masa depan.
  3. Anak-anak dapat mengembangkan berbagai masalah mental, seperti kecemasan, kesepian, rasa bersalah, isolasi diri, depresi, dan perubahan suasana hati. Paparan terhadap gadget juga dapat meningkatkan risiko ADHD dan autisme pada anak-anak.

Pengaruhterhadap Keterampilan:

  1. Anak-anak yang terpapar gadget pintar untuk waktu yang lama bisa kehilangan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dasar penting lainnya.
  2. Ketika mereka tidak belajar atau bermain secara mandiri atau dengan teman sebaya, mereka kehilangan kesempatan belajar untuk berpikir secara mandiri, kehilangan waktu membaca dan menulis.

Dan akhirnya tulisan ini agar menjadi catatan bagi para orang tua untuk mengetahui apa saja dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan. Untuk itu peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan mengatur jam anak bermain dengan gadgetnya. Sehingga gadget dapat dimanfaatkan dengan baik.

Pada tulisan berikutnya kita akan ulas kembali cara-cara untuk mencegah anak candu akan gadget.

selamat membaca!

 

001/KIM/BKS

  • 04 Desember 2019
  • Dibaca: 21 Pengunjung

Artikel Lainnya

Cari Artikel